install
  1. Derawan Islan, Kalimantan, Indonesia

  2. My Photography

  3. My Photography

  4. My Photography

  5. LOVE VS. SEX: A teenage girl about 17 had gone to visit some friends one evening and time passed quickly as each shared their various experiences of the past year. She ended up staying longer than planned, and had to walk home alone. She wasn’t afraid because it was a small town and she lived only a few blocks away. As she walked along under the tall elm trees, Diane asked God to keep her safe from harm and danger. When she reached the alley, which was a short cut to her house, she decided to take it. However, halfway down the alley she noticed a man standing at the end as though he was waiting for her. She became uneasy and began to pray, asking for God’s protection. Instantly a comforting feeling of quietness and security wrapped round her, she felt as though someone was walking with her. When she reached the end of the alley, she walked right past the man and arrived home safely. The following day, she read in the newspaper that a young girl had been raped in the same alley just twenty minutes after she had been there. Feeling overwhelmed by this tragedy and the fact that it could have been her, she began to weep. Thanking the Lord for her safety and to help this young woman, she decided to go to the police station. She felt she could recognize the man, so she told them her story. The police asked her if she would be willing to look at a lineup to see if she could identify him. She agreed and immediately pointed out the man she had seen in the alley the night before. When the man was told he had been identified, he immediately broke down and confessed. The officer thanked Diane for her bravery and asked if there was anything they could do for her. She asked if they would ask the man one question. Diane was curious as to why he had not attacked her. When the policeman asked him, he answered, “Because she wasn’t alone. She had two tall men walking on either side of her.” Amazingly, whether you believe or not, you’re never alone. Did you know that 98% of teenagers will not stand up for God? Repost this as Love vs. Sex if you truly believe in God. PS: God is always there in your heart and loves you no matter what and if you stand up for him he will stand up for you. I bet 93% of the people that read this wont repost it. I read this and reposted it. Well I bet you read this note because of the title, didn’t you?

  6. Traffic lights

  7. Teapot

  8. Poodle haircut

  9. Origami

  10. Fruit Carving

  11. 42 Fakta tentang ayah

    1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

    2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

    3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

    4. Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.

    5. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

    6. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

    7. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.

    8. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

    9. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.

    10. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup

    11. Ayah benar-benar senang membantu seseorang…tapi ia sukar meminta bantuan.

    12. Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?… .mmmmhhh…”tidak terlalu mengecewakan” ^_~

    13. Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

    14. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

    15. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu

    16. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya

    17. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

    18. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

    19. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

    20. Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.

    22. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan…..
    23. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara…

    24. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya….

    25. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu….

    26. Ayah akan berkata „ tanyakan saja pada ibumu” Ketika ia ingin berkata „tidak”

    27. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin

    28. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.

    29. Ayah mengatakan „ tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”

    30. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya….

    31. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri….

    32. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

    33. Ayah tidak suka meneteskan air mata …. ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

    34. ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…

    35. tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

    36. Ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya”

    37. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: „ jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan
    cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

    38. Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :” jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
    melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”

    39. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu….

    40. Ayah bisa membuatmu percaya diri… karena ia percaya padamu…

    41. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik….

    42. Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.